Minggu, 04 Januari 2015

Refleksi Akhir Tahun 2014


Harusnya, catatan ini ditulis pada 31 Desember 2014. Tapi, belum terlambat banget, kan? Cuma beda 4 hari. Hehehe. :D

Tak terasa, sekarang sudah tahun 2015. Hari ini adalah hari terakhir libur panjang anak-anak sekolah. Besok, Senin, rutinitas kembali berjalan seperti biasa. Apakah ada yang berubah? Ataukah tetap sama? Apakah ada target atau pencapaian diriku untuk tahun ini? Apa yang harus kulakukan?

Semua pertanyaan-pertanyaan menggantung dalam benakku. Ketika terompet tahun baru ditiup, banyak orang langsung mengucap doa dan harapan. Banyak juga yang membuat catatan perjalanan kesuksesan pada 2014. Lalu, bagaimana dengan perjalanan hidupku sendiri?

Banyak suka diselingi duka yang mewarnai hari-hariku. Suasana hati pun kadang naik, kadang turun. Sangat manusiawi. Yang penting, segera tersadar dan langsung bangkit untuk kembali meraih semangat diri. Aku tidak sendiri. Di sekelilingku, banyak yang menyayangiku. Begitu pun sebaliknya, aku sangat menyayangi mereka. Itu yang selalu menjadi peganganku. Selalu banyak kejutan menyenangkan. Syukuri dan nikmati semuanya.

Di dunia ini, semua berpasangan. Ada kanan, ada kiri. Ada atas, ada bawah. Ada suka, ada duka. Ada yang sayang, ada yang benci. Jangan takut dibenci. Karena, orang yang membenci kita sekalipun, pasti ada yang membencinya. Jadi, tak perlu khawatir, karena akan seimbang. Roda dunia akan selalu berputar untuk mencari keseimbangan. Kita hanya perlu berpegang kuat pada keyakinan dan berdoa agar diberikan yang terbaik.

Jangan takut berubah. Jangan takut akan perubahan. Karena disadari atau tidak, kita selalu berubah. Dulu, bahkan kita tidak ada. Tiba-tiba, kita ditakdirkan menjadi seorang bayi yang bertumbuh menjadi besar, hingga menjadi kita yang sekarang ini.

Hehehe ... terlalu banyak kata pembuka, ya? Lalu, bagaimana dengan aku? Sebagian kecil perjalananku, kutuliskan di sini, di blogku ini. Semata-mata untuk merekam jejak yang telah kubuat. Sebagian besar yang lainnya, kucatat di dalam hati dan pikiranku, agar aku bisa membukanya setiap saat, berusaha memperbaikinya setiap saat, tanpa perlu membuka netbook atau mencari koneksi internet. Ya, ada yang patut dibagi, ada yang ingin kusimpan. Yang jelas, aku tidak ingin menjadi orang lain, bahkan membandingkan diriku dengan orang lain. Pada 2015 ini pun, aku ingin menjadi lebih baik, tentunya bagi diriku sendiri, bukan menjadi lebih baik dibanding orang lain. Setiap orang mempunyai kapasitas masing-masing. Prestasi bagi sebagian orang, belum tentu prestasi buat sebagian yang lain. Begitu juga dengan kegagalan. Karena sebenarnya, tidak ada yang namanya kegagalan. Yang ada adalah proses pencapaian diri seseorang sesuai dengan keinginannya. Tentu saja berbeda bagi tiap orang.

Catatan tahun 2014 yang kusimpan di blogku ini

Aku selalu berusaha berempati terhadap segala hal, juga pada orang lain. Toh, aku tidak tahu semuanya. Yang kulihat adalah yang kubaca, kudengar, dan kucerna dengan memakai kacamataku. Semua yang sampai kepadaku, bisa jadi telah ditambah atau dikurangi. Ya, setiap orang punya gaya bercerita yang berbeda sesuai seleranya, kan? Maka dari itu, seandainya ... ini seandainya, ya? Seandainya aku berganti tempat dengan orang lain, belum tentu aku sanggup. Begitu pula sebaliknya apabila ada yang ingin bertukar tempat denganku. Belum tentu dia sanggup menjadi diriku, berada pada posisiku. Nah, seimbang, kan? Segalanya sesuai dengan takarannya. Jadi, nikmati saja segala yang dianugerahkan kepada kita. Tidak perlu terlalu menyanjung, bahkan juga tidak perlu menghakimi secara berlebihan. Yang sedang-sedang saja.

Jadi, kesimpulannya apa? Hehehe. :D
Kesimpulannya, pada 2015 ini, aku ingin lebih memperbaiki diri, berusaha menjadi lebih baik dibanding diriku pada 2014. Aku ingin lebih banyak bersama keluarga, mendampingi anak-anakku yang sedang bertumbuh dan berubah setiap saat. Aku tidak ingin kehilangan momen-momen penting dalam kehidupan mereka. Aku juga ingin lebih banyak belajar dan berkarya, apa pun itu. Yang paling penting, aku ingin jadi manusia berkualitas dunia akhirat, bagi diriku, keluargaku, dan orang-orang yang menyayangiku. Aamiin. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar :

Poskan Komentar